Cara Budidaya Jahe Merah Menggunakan Polybag

Cara Budidaya Jahe Merah Menggunakan Polybag  - Jahe merah adalah salah satu jenis tanaman rimpang yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan dan juga kecantikan. Tanaman yang bernama latin zingiber officinale var rubrum ini merupakan rimpang yang sejenis dengan jahe namun jika jahe pada umunya berwarna putih maka jahe berwarna merah ini mempunyai khasiat yang lebih.

Hal ini dapat membuka peluang usaha bagi pembudidaya jahe merah karena kebutuhan akan tanaman ini sangat banyak di pasaran. Jadi jika anda sudah memiliki modal usaha namun kebingungan untuk memulai usaha apa, maka anda jangan ragu lagi untuk melakukan budidaya jahe merah yang satu ini. Bagi anda yang belum tahu bagaimana cara pembudidayaannya maka anda dapat menyimak panduannya di bawah ini.

Cara Budidaya Jahe Merah Menggunakan Polybag

Menyediakan media yang di butuhkan

Pada cara budidaya jahe merah, hal yang pertama harus anda lakukan adalah menyediakan anggaran dan media tanam untuk memulai pembudidayaan. Untuk dapat menghemat anggaran anda dapat menggunakan polybag sebagai wadah bibit jahe merah. Kemudian beli kebutuhan pupuk organik yang di masukkan ke dalam polybag yang sudah di campur dalam tanah dengan komposisi 1 : 1 : 1. Jika sudah maka anda harus mengetahui ph tanah yang apabila tanah terlalu asam maka gunakan kapur untuk menetralkan suhu tanah.

Cara memilih bibit jahe merah unggul

Berikutnya ada hal yang penting dalam budidaya jahe merah ini yaitu bagaimana cara memilih bibit jahe merah yang unggul. Adapun ciri dari jahe merah yang baik yaitu yang sudah berumur tua, memiliki warna merah yang cerah serta pada seluruh bagiannya tidak terdapat luka dan tentunya terbebas dari jenis penyakit. Jika bibit sudah di temukan maka di rendam dengan menggunakan larutan fungisida dalam waktu 15 menit saja. Hal ini di lakukan untuk memastikan bibit benar benar terbebas dari bakteri jahat yang dapat membuat bibit cepat busuk.

Berikutnya hal penting yang juga harus di perhatikan pada budidaya jahe merah ini yaitu menyemai bibit jahe merah agar terhindar dari kelembaban berlebih serta harus di jauhkan dari sinar matahari langsung. Jadi bibit dapat di letakkan pada gudang tepat di atas jerami yang kemudian di tutup juga menggunakan jerami. Pada proses penyemaian ini bibit harus sering di kontrol agar bibit tidak mengering sehingga harus di siram sedikit demi sedikit, jadi kelembaban dari bibit ini harus di jaga hingga usianya mencapai 2 minggu.

Cara menanam jahe merah

Ketika bibit sudah mulai keluar tunasnya maka dapat langsung di pindah ke dalam media tanam yang sebelumnya sudah di sediakan. Pada budidaya jahe merah ini, anda dapat langsung menancapkan rimpang ke dalam media. Jika sudah maka tanaman harus di rawat dengan melakukan penyiraman rutin selama 3 bulan. Setelah itu proses penyiangan di lakukan di usia yang ke 4 bulan. Proses ini di lakukan untuk mengatasi gulma yang dapat mengganggu serta menyedot bagian unsur hara tanah.

Baca juga: Budidaya Ikan Lele Menggunakan Kolam Terpal

Pemberian pupuk organik pada budidaya jahe merah ini dapat di berikan ketika tanaman berusia 2 bulan sesuai dengan dosis yang di berikan. Pemupukan ini dapat di lakukan secara rutin sebanyak 3 kali hingga memasuki masa panen. Jika masa panen telah tiba maka para petani jahe merah dapat menjualnya pada tengkulak.

Subscribe to receive free email updates: